Urusan latah, sudah bukan persoalan yang penting di dunia hiburan kita. Faktanya, mereka sangat menikmati penyakit aneh tersebut. Lihat Pok Atik, Parto, Kiwil, dan yang lainnya mereka dengan bangga mempertontonkan latah dengan sempurna sehingga menimbulkan gelak tawa pemirsa.
Namun latah yang saya maksud di sini adalah latah karya, latah kreativitas, sehingga sudah tidak kreatif lagi. Sebenarnya sudah tidak asing pula tentang latah-latah kreativitas seperti ini, di negeri ini. Karena hal itu sudah menjadi ciri khas yang nyata. Ketika lagu "Sempurna" dari Andra And The Backbone meledak, Kelompok Band Naff, mencoba mengikuti dengan lagu "kaulah hidup dan matiku". Liriknya banyak sekali kemiripan. 'Kau adalah darahku, kau dalah jantungku, kau adalah hidupku, lengkapi diriku oh sayangku kau begitu....sempurna (Sempurna). Coba kita simak juga lagu Naff: "Kaulah hidupku, kaulah nafasku.....dst. Maka tidak heran kalau yang latah tentunya akan cepat tenggelam, sedangkan 'Sempurna" tetap menjadi lagu yang sangat dikenang.
Latah yang palig kentara tentu saja adalah Rajanya latah: RADJA. Ian Kasela yang dengan penampilannya memang sangat mirip dengan Armand Maulana dari GIGI. Simak dari gaya nyanyinya, suaranya, sampai penampilannya. Sungguh suatu latrah yang snagat kentara.
Ketika Ahmad Dani membuat band The Lucky laki yang digawangi oleh anak-anaknya al, El dan Dul. Radja segera berkata " Aku juga bisa". sambil seraya membuat band Pangeran dan Radja kecil. Lihat video Radja kecil yang jelas-jelas pelatahan dari lagu "Aku bukan Superman".
Oh, radja memang Raja latah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar